Ungkapan Bela Sungkawa
Sabtu, 22 Mei 2010 - 23:02 | Artikel, Tak Berkategori | No Comments“Inna Lillaahi Wa Inna Ilaihi Rojiun”
Penasehat , Ketua , Pengurus dan seluruh Anggota
DharmaWanita Persatuan KBRI Berlin
menghaturkan:
Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas
Berpulangnya Hj.Hasri Ainun Habibie ,
mantan Ibu Negara
Istri mantan Presiden B.J Habibie
Pada Sabtu, 22 Mei 2010 di Munchen , Jerman .
Semoga arwah almarhumah mendapatkan tempat
yang baik di sisi Tuhan Yang Maha Esa , dan
Semoga Keluarga yang ditinggalkan tabah dan
sabar menerima Takdir ini, Amin.
Atas nama ketua DWP KBRI Berlin :
Atiek Pratomo
” Mengagumi Pesona Bastei dan Dresden yang Bersejarah ”
Sabtu, 22 Mei 2010 - 22:30 | Artikel, Kegiatan | No Comments

Tradisi kegiatan tahunan di awal musim semi yang sangat dinanti oleh segenap anggota DWP KBRI Berlin telah tiba. Wisata dan acara arisan bulanan yang bertujuan untuk lebih mengeratkan tali silaturahmi sesama anggota dan juga program menambah wawasan pengetahuan lewat wisata alam dan sejarah kali ini memilih keelokan alam provinsi Saechsische Schweiz ( Saxon Switzerland , Germany ) ,tepatnya schloss Pillnitz , gunung karang Bastei dan kota bersejarah Dresden . selengkapnya…
PESONA PISAU DAN GUNTING Made in Germany DARI SOLINGEN
Selasa, 11 Mei 2010 - 13:21 | Artikel, Kegiatan | No CommentsMulainya musim semi yang ditandai dengan hawa yang sejuk menyegarkan dan tumbuhnya bunga-bunga cantik di setiap sudut kota, menambah niat setiap orang untuk bertamasya menikmati keindahan alam di Jerman. Atas prakarsa ketua DWP KBRI Berlin ibu Atiek Pratomo untuk pertama kalinya dalam rangka lebih mengenal negara akreditasi Republik Federasi Jerman diselenggarakan kunjungan bersama ibu-ibu DWP perwakilan se Jerman pada tanggal 29 dan 30 April 2010 ke kota penghasil pisau dan gunting made in Germany Solingen dan obyek-obyek sekitarnya yaitu Roermond, Frankfurt, Idar Oberstein Kirn. Rombongan terdiri dari 9 orang ibu-ibu dari DWP KBRI Berlin, 1 ibu dari DWP KJRI Hamburg dan 3 ibu dari DWP KJRI Frankfurt, berangkat dari kota masing-masing dan bertemu di kota Solingen. Perjalanan panjang selama lima jam dari Berlin pukul 06.00 tidak terasa melelahkan karena ibu-ibu ramai bercerita dan tidak lupa khas ibu-ibu yaitu … bekal makanan yang berlimpah selama perjalanan. Pukul 11.00 rombongan Berlin tiba di kota Wuppertal dan dengan waktu luang 1 jam, ibu-ibu Berlin menggunakan kesempatan tersebut untuk mencoba naik Schwebebahn (KA gantung) transportasi dalam kota Wuppertal, semacam tram menggantung dan merupakan satu-satunya di dunia sehingga cukup unik dicoba mengelilingi kota Wuppertal selama 30 menit. Dari Wuppertal menuju Solingen hanya diperlukan waktu 30 menit untuk berkumpul dengan ibu Hamburg dan ibu-ibu Frankfurt yang sudah tiba lebih dahulu di pabrik Zwilling J.A. selengkapnya…
Croissant dari Johann Mayer
Kamis, 29 April 2010 - 16:17 | Kuliner | No Comments
Bahan ( untuk membuat 100 buah) :
3 kg Tepung Terigu
( di Jerman cari yang type 550/405 )
250 gr Gula Pasir
250 Butter *( Merek apa saja )
60 gr Garam
1600 ml Air
100 gr Ragi segar ( Frisch Hiffe )
Dan 1500 gr extra butter
Cara membuat adonan :
1.Campurkan semua bahan-bahan kecuali extra butter
2.Diaduk sampai kalis dengan mixer yang berbentuk spiral sampai kalis ( 4-5 menit ) .Lalu diamkan adonan yang sudah kalis selama 16 sampai 17 jam ( lebih baik jika ditutup dengan plastik dan di simpan di kulkas )
3.Mixer 1500 gr extra butter selama 1 menit . ( Jika memungkinkan memakai merek butter Deutsch Butter ) , lalu tambahkan 200 gr terigu , bahan ini juga didiamkan selama 16-17 jam disimpan di dalam kulkas
4. Setelah kedua adonan tersebut jadi , campurkan dua adonan tersebut bersama, letakkan adonan butter ( nomer 3 ) ke dalam adonan nomer 2 dan digiling , sambil ditabur tepung sedikit . Lipat tiga setelah adonan kira-kira mencapai ketebalan 2 atau 3 cm. Setelah digiling , dilihat apakah adonan yang dicampur ( nomer 2 dan 3 ) sudah menjadi satu bagian , perhatikan teksturnya , akan terlihat bagian adonan nomer 3 warnanya sedikit berbeda.
5.Bentuk adonan menjadi segitiga sama kaki dengan penggaris ,ukuran bisa disesuaikan dengan selera , bisa dengan ketinggian 35 cm dan lebar alas 15 cm . Alasnya dibagi dua (kira-kira 5 cm ) untuk membentuk lipatan croissant .
6.Setelah croissant terbentuk, diamkan selama setengah jam, lalu panaskan oven di suhu 200̊°C sampai lampu penanda suhunya mati.
7.Masukkan croissant ke dalam loyang dialasi oleh kertas roti , dan panggang selama 20 menit menggunakan api atas dan bawah serta kipas selama 20 menit .
Hasil akhir :

Selamat mencoba
Resep – Resep Praktis ala William Wongso
Kamis, 29 April 2010 - 16:12 | Kuliner | No CommentsRendang
Bahan :
1 kg daging tanpa lemak potong persegi menjadi 30 biji
Daun kunyit ( jika ada )
1 batang serai
3 lembar daun jeruk
1 pak bumbu Rendang Munik
1 lt santan Kara
Catatan : tidak perlu ditambah air , kaldu akan keluar dari daging yang ditumis ,dan sedikit demi sedikit dimasukkan santan
Cara membuat :
Tumis seluruh bumbu dengan daging ,setelah daging berubah warna lalu masukkan santan sedikit demi sedikit, aduk sampai santannya rata , jika santan mulai mengering, tuangkan kembali sedikit . Demikian proses diulang beberapa kali sampai daging empuk dan santan habis . Proses memasak memakan waktu 4 jam untuk daging menjadi empuk dan bumbu rendang meresap hingga wangi.
Pindang Serani Ikan

Bahan :
1 kg ikan laut putih jenis kakap atau salmon
200 gr ayam (porong dadu kecil-kecil )
500 gr jamur segar
3 batang serai
3 daun jeruk
50 gr kunyit segar
100 gr jahe (diiris tipis )
100 gr lengkuas ( diiris tipis )
100 gr bawang merah
Trasi secukupnya
100 gr bawang putih
Air secukupnya
Jeruk nipis secukupnya
Cara :
Tumis kunyit sampai agak kurus , bumbu lain ditumis secara bersamaan, lalu dimasukkan air 1,5 liter . Jika ingin lebih asam, pakai cuka Jepang atau jeruk nipis. Tambahkan garam sesuai selera, dan masak sampai aromanya keluar ,dan ikan menjadi matang.
Tips : kunyit diangkat sampai mendapatkan warna yang bagus ( tidak terlalu kuning )
Nasi Kebuli Bumbu Rendang

Bahan :
1 kg potongan kambing paha atas ( jika tidak suka kambing, dapat diganti dengan ayam )
Kayu manis
5 biji cardamon
5 biji cengkeh
Minyak zaitun
1kg beras basmati campur dengan jasmine
Bumbu rendang munik
Bawang goreng
Lada hitam secukupnya
Lada dan garam secukupnya
Cara :
1 kg potongan kambing paha atas yang masih dengan tulang, masukkan ke dalam air dingin, rebus sampai mendidih dan buang airnya .
Rebus lagi dengan air dingin sampai daging menjadi lunak, biarkan dingin dalam kaldu.
Ambil daging kambing yang telah dimasak, kemudian potong-potong kecil dan masukkan bumbu rendang munik, dan bumbu-bumbu lainnya lalu aron beras ( tambahkan sedikit butter ) . Hidangkan dengan bawang goreng
Anak Sapi Masak Cien

Bahan :
500 gr calf /daging anak sapi
250 gr medium potato /kentang , dibersihkan kulitnya dan belah dua
60 gr Kecap manis
Garam secukupnya
Merica secukupnya
50 gr bawang putih , iris tipis
30 gr kencur ,iris tipis. Jika pakai bubuk kencur, cukup sepertiganya saja
30 gr ebi kering , direndam
100 gr bawang merah bulat-bulat
1 lt air
100 ml. minyak sayur
Cara :
Potong dadu daging anak sapi
Goreng kentang hingga warna kuning kecoklatan
Panaskan minyak di panic, masukkan bawang merah bulat, irisan bawang putih dan kencur sampai harum dan matang , lalu masukkan ebi kering , masak 1 sampai 3 menit .
Masak daging dengan api kecil , sampai hampir matang, lalu masukkan kentang, masak sampai matang .Hidangkan dengan ditabur bawang goreng .
Tips : Ebi setelah direndam, dimasukkan ke minyak panas dengan kencur , bawang putih dan bawang merah bulat . Daging sapi digoreng terlebih dulu dengan bekas minyak bumbu , sekedar untuk berubah warna dan mengeluarkan ampas darah daging , buang ampasnya baru kemudian dicampur dengan bumbu dan dimasak (dengan air )masukkan kecap manis hingga matang.
© 2009 Copyright by Dharma Wanita Persatuan KBRI Berlin

